Rabu, 25 Desember 2013

Apa Jerawat itu? Apa Yang Menyebabkan Timbulnya Jerawat?

Hampir semua orang pernah mengalami yang namanya jerawat. Sebenarnya jerawat tidaklah berbahaya, tetapi dapat menimbulkan bekas luka yang bagi sebagaian orang cukup mengganggu penampilan. Jerawat ditandai dengan munculnya bintil-bintil di kulit, bisa berwarna merah, putih, atau hitam. Jerawat sering muncul di wajah, leher, dada, punggung dan lengan bagian atas, sangat jarang dijumapi jerawat dibagian tubuh selain yang di sebutkan diatas.

Apa sih jerawat itu?


Jerawat (atau dalam bahasa medis disebut Acne Vulgaris) adalah penyakit kulit yang melibatkan kelenjar minyak yang ada di dasar rambut. Jerawat biasanya terjadi selama masa pubertas ketika hormone testosterone (hormone yang dihasilkan kelenjar adrenal baik pada pria maupun wanita) merangsang kelenjar minyak

Jerawat terjadi ketika pori-pori yang ada dikulit tersumbat, yang kebanyakan terjadi di wajah, leher, punggung dan dada. Masih belum diketahui kenapa hal ini terjadi, tapi yang telah diketahui bahwa hormone testosterone berperan, juga factor keturunan.

Ketika pori-pori tersumbat, minyak terjebak didalam kulit dan tidak bisa keluar. Bakteri yang tumbuh di dalam minyak dapat menyebabkan peradangan kulit. Jerawat bisa kecil dan sulit diamati, memiliki warna putih atau hitam (white head or blackhead), terkadang juga merah dengan warna putih ditengahnya. Kadang pori-pori yang tersumbat dapat menyebabkan peradangan yang membuat jerawat menjadi besar dan sakit jika disentuh yang disebut jerawat batu (cysts acne) yang bisa menimbulkan bekas luka. Semua orang mengalami penyumbatan pori-pori dan jerawat, terutama ketika masa remaja�masa ketika jati diri dan kepercayaan diri baru muncul pada seseorang. Semua orang, semua suku mengalami yang namanya jerawat dan perawatannya juga hampir sama.

Kulit sehat dan bersih ketika seimbang. Kulit yang mengalami iritasi cenderung mudah mengalami jerawat. Yang menyebabkan kulit isritasi termasuk kontak (gosokan, goresan) yang terlalu lama di kulit yang dapat membuat kulit tidak seimbang, kulit kering, terbakar matahari, kulit iritasi sehabis bercukur, atau kosmetik yang menyumbat pori-pori.

Untuk membersihkan jerawat, cobalah untuk tidak menyentuhnya atau memencetnya. Jerawat tidak disebabkan oleh kotoran, dan membasuh muka dua kali sehari hanya sedikit membantu mengatas jerawat anda.

Ada berapa jenis jerawat?


  • Whiteheads � berada di bawah kulit dan sangat kecil.
  • Blackheads - Terlihat jelas, berwarna hitam dan tampak di permukaan kulit. Blackhead tidak disebabkan kotoran. Membersikan wajah dengan menggosok-gosok tidak banyak membantu.
  • Papula - Tampak di permukaan kulit. Berupa tonjolan, biasanya berwarna pink.
  • Pustules - Terlihat jelas di permukaan kulit. Berwarna merah dan ditengahnya muncul nanah.
  • Nobules - Terlihat jelas di permukaan kulit. Besar, padat dan sakit jika disentuh.
  • Cysts - Terlihat jelas di permukaan kulit. Sakit jika disentuh. Sakit jika disentuh. Bisa menimbulkan bekas luka.

Normalkah jerawat itu?


Para ahli penyakit kulit (dermatologist) mengatakan usia 11 sampai 30 tahun akan mengalami yang namanya jerawat. Jerawat dapat terjadi pada semua orang pada semua ras dan semua usia. Meskipun sebagian besar jerawat terjadi pada usia pubertas, tetapi ada juga orang dengan usia 50an yang berjerawat.

Meskipun jerawat terjadi pada pria dan wanita, pria mengalami jerawat lebih lama karena hormone testosterone, yang jumlahnya lebih banyak pada laki-laki dapat membuat jerawat semakin parah.

Apa yang menyebabkan jerawat?


Belum diketahu pasti apa yang menyebabkan timbulnya jerawat. Tetapi para ahli meyakini bahwa naiknya hormone androgen sebagai penyebab utama timbulnya jerawat. Hormone androgen meningkat ketika seseorang dalam masa pubertas. Meningkatnya hormone androgen membuat kelenjar minyak di dalam kulit tumbuh, dan kelenjar yang membesar menghasilkan lebih banyak minyak.

Jerawat juga bisa disebabkan loeh factor keturunan. Beberapa pengobatan yang mengandung androgen dan lithium juga dapat menyebabkan jerawat. Kosmetik yang tebal juga bisa menjadi penyebab jerawat. Perubahan hormone selama masa kehamilan, baik pada masa awal kehamilan maupun pasca melahirkan juga dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat

baca juga: Bagaimana cara menghilangkan luka bekas jerawat?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar